Affiliate Company

Balotelli Dihina Secara Rasis di Kamp Pelatihan

0

Balotelli Dihina Secara Rasis di Kamp Pelatihan  – Pemain serang yang berasal dari Italia itu menjadi target dari sekelompok kecil para remaja saat dirinya sedang mengambil bagian dalam sesi pelatihan untuk bisa masuk ke dalam skuad tim nasional Italia racikan Cesare Prandelli menjelang Piala Dunia di Brasil pada musim panas pada bulan depan.

Pemain serang asal Italia yaitu Mario Balotelli itu secara rasis dihina di dalam kamp pelatihan pra Piala Dunia pada hari Rabu kemarin di markas tim nasional Italia di dekat Florence.

Sekelompok remaja menghujat pemain bintang yang berseragam AC Milan itu ketika dirinya sedang melakukan lap dari lapangan di Coverciano. Balotelli mengabaikan insiden itu akan tetapi tidak pemain muda itu memberitahukan kepada rekan senegaranya bahwa itu sangat “tidak dapat dipercaya” dan bahwa insiden semacam itu hanya akan terjadi di “Roma atau Florence”.

Presiden FIGC yaitu Giancarlo Abete, mengatakan kepada pers bahwa itu merupakn suatu peristiwa yang tidak dapat diterima dan mencerminkan kurangnya kelas mereka.

“Itu merupakan perilaku yang tidak dapat diterima pada bagian dari individu yang, dengan tindakan mereka, telah menunjukkan kurangnya kelas akan tetapi kita harus memasukkannya ke dalam konteks. Hal yang paling penting adalah bahwa hanya ada beberapa orang yang terlibat.”

Pelatih dari tim nasional Italia yang tidak lain tidak bukan adalah Cesare Prandelli mengatakan bahwa rasisme merupakan masalah yang serius terutama jika dilakukan oleh para remaja.

“Saya hanya mendengar adanya nyanyian yang bagus. Jika ada yang lebih dari satu yang bisa masuk ke berita utama maka tidak ada yang bisa saya lakukan tentang hal itu.”

Dario Nardella, yang merupakan walikota dari kota Florence, merasa amat sangat kecewa terkait dengan insiden itu terjadi di dalam wilayah kekuasaannya.

“Mereka tidak dapat memberikan penghinaan kepada Balotelli. Hal ini bahkan menjadi jauh lebih serius sebagaimana rasisme itu datang dari para penggemar muda.”

“Florence sedang melawan rasisme dan juga mempromosikan rasa hormat, pendidikan serta kebudayaan.”

Rekan senegara Balotelli yaitu Ciro Immobile, menyatakan rasa jijik yang dirasakannya terkait dengan apa yang telah terjadi akan tetapi sang pemain memuji bagaimana cara mantan pemain serang Manchester City tersebut menangani masalah tersebut sendiri.

“Pada tahun 2014, kami tidak perlu berurusan lagi dengan rasisme. Kita harus meningkat sebagai satu bangsa. Untungnya, Mario amat sangat tenang. Kami akan mencoba untuk membuat banding sehingga episode yang seperti ini tidak akan terjadi lagi.”

“Saya tidak merasa malu menjadi orang Italia akan tetapi saya memang merasa kecewa dengan jenis perilaku seperti itu.”

Italia akan tampil bertanding menghadapi Republik Irlandia di London pada tanggal 31 Mei nanti dalam laga persahabatan sebelum mereka pergi menuju ke Brasil. Mereka termasuk ke dalam Grup D bersama dengan Inggris, Uruguay dan juga Kosta Rika.

Share.

About Author