Affiliate Company

Kenangan Indah Indonesia Di Piala Dunia

0

Kenangan Indah Indonesia Di Piala Dunia – Pada tanggal 5 Juni 1938, 11 pemuda yang merupakan pelajar memasuki lapangan hijau di tanggal tersebut. Dan sebenarnya ke 11 pemain tersebut mencatatkan sejarah di dunia sepakbola Indonesia dan juga di kalangan Asia. Pasalnya mereka menjadi orang Asia pertama yang menikmati keindahan dan juga kemegahan Piala Dunia.

Selang 76 tahun lalu, Frans Alfred Meeng menjadi pemimpin dari tim Hindia Belanda yang merupakan nama Indonesia di era penjajahan Belanda guna tampil di ajang Piala Dunia Prancis 1938. Ketika itu ada sekitar 16 negara yang ikut ambil bagian. Hindia Belanda kala itu masih menggunakan para pemain dari keturunan Belanda dan juga Maluku, Jawa serta Tionghoa. Johannes Christoffel van Mastenbroek menjadi pelatih tim nasional. Hindia Belanda menjadi Negara Asia pertama yang ikut ke Piala Dunia tanpa rencana. Pasalnya mereka menggantikan peran Jepang yang absen akibat permasalahan transportasi.

Usai mendapat jatah guna tampil di babak kualifikasi, lagi-lagi Hindia Belanda mendapat jatah secara gratis. Pasalnya Amerika yang menjadi lawan mereka, akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri. Dan Hindia Belanda akan melawan Hongaria di Stadion Velodrome Municipal, Reims dalam laga putaran final tersebut. Kabarnya ada sekitar 10.000 penonton yang menyaksikan laga tersebut.

Hindia Belanda kala itu mendapatkan julukan tim kurcaci disebabkan porsi tubuh mereka yang kalah besar dan juga tinggi dibandingkan Hongaria. Namun banyak juga yang memuji bahwa permainan Hindia Belanda menarik dengan giringan bola yang indah dan juga menyulitkan. Sayang pertahanan Hindia Belanda cukup rapuh.

Laga baru berjalan sekitar 13 menit, gawang Mo Heng Tan sudah kebobolan melalui sepakan dari Vilmos Kohut. Selang 2 menit kemudian, Geza Toldi mampu membuat pertahanan Hindia Belanda kewalahan. Akhirnya Hindia Belanda sendiri harus kalah telak dengan skor 6-0.

Meskipun kalah telak, Hindia Belanda tetap mengundang perhatian para penonton. Pasalnya mereka dianggap sopan dan juga memberikan penghormatan kepada para penonton yanag memenuhi Stadion Velodrome. Sayangnya lagu ‘Indonesia Raya’ ketika itu belum berkumandang di Prancis. Pasukan Hindia Belanda menggunakan lagu kebangsaan Belanda ketika mereka melakukan laga kala melawan Hungaria. Dan Hungaria sendiri akhirnya mampu menjadi runner up di kompetisi ke 3 Piala Dunia tahun ini. Sementara Italia sendiri mampu mencatatkan sejarah dengan mampu meraih 2 gelar di 2 kejuaran secara beruntun yaitu di tahun 1934 dan 1938.

Share.

About Author