Affiliate Company

Klinsmann Kecam Kecenderungan Terhadap Tim Besar

0

Klinsmann Kecam Kecenderungan Terhadap Tim Besar  – Pelatih yang berusia 49tahun itu merasa bahwa jadwal Piala Dunia itu dirancang agar menguntungkan tim yang lebih besar setelah di beberapa detik sebelum laga berakhir, sebuah gol penyeimbang berhasil dicetak oleh Portugal menyebabkan terjadinya partai hidup mati di Grup G dengan melawan Jerman.

Pelatih dari tim nasional Amerika Serikat yaitu Jurgen Klinsmann mengatakan bahwa “semuanya dilakukan untuk membantu tim favorit ” di undian Piala Dunia setelah Portugal menyambar hasil akhir imbang 2-2 dan memaksa timnya untuk menunggu laga kontra Jerman untuk mengamankan satu tempat di babak kedua .

Orang-orang Amerika sempat tertinggal di belakang berkat gol awal oleh Nani akan tetapi serangan di babak kedua yang dilancarkan oleh Jermaine Jones dan juga Clint Dempsey berhasil menempatkan mereka memimpin.

Jika skot tetap sama hingga peluit berbunyi, skuad asuhan Klinsmann akan lolos ke babak 16 besar dan menyingkirkan Portugis dalam prosesnya akan tetapi umpan silang Cristiano Ronaldo yang berhasil dikonversi oleh Silvestre Varela di menit kelima dari injury time berhasil memastikan satu kontes yang dramatis bagi ke empat Negara dengan skor akhir 2-2.

“Kami memiliki satu hari yang lebih sedikit untuk pulih dari Jerman – mereka bermain kemarin dan kami bermain pada malam ini.”

“Kami telah memainkan satu pertandingan di Amazon sementara mereka telah bermain di satu lokasi yang lebih baik di mana itu jauh lebih mudah untuk melakukan perjalanan. Semuanya dilakukan untuk membantu tim favorit besar sehingga kami harus melakukannya dengan cara yang keras sekarang akan tetapi kami akan melakukannya.”

Bos USA, yang akan memimpin timnya ke medan perang melawan negara kelahirannya dan tim yang pernah dia dilatih dan bawa hingga ke tempat ketiga di putaran final Piala Dunia 2006, tidak ada hal lain selain pujian yang diberikan kepada para pemainnya meskipun memang merasa patah hati karena kebobolan gol penyeimbang di akhir pertandingan.

“Jelas kebobolan di gol di detik terakhir itu amat sangat disayangkan akan tetapi itu adalah permainan yang menakjubkan. Kami memperlihatkan satu penampilan yang luar biasa dan tidak ada lagi yang dapat kami minta dari orang-orang kami.”

“Kami hanya harus melakukannya dengan satu cara yang lebih sulit sekarang dengan mengalahkan Jerman atau setidaknya mendapatkan satu hasil melawan mereka. Sekarang kami harus melakukan itu dan kami mengambil rasa percaya diri lebih banyak dalam pertandingan terakhir.”

“Segala sesuatu yang telah kami berbicara dan direncanakan dalam beberapa pekan terakhir untuk datang ke pertandingan. Kami kalah satu gol awal, yang sangat disayangkan, akan tetapi saya merasa bahwa kami berada di kendali permainan. Kami mengatur tempo dan kepemilikan bola serta bisa memiliki tiga atau empat gol lagi.”

“Kami harus membangun hal yang positif. Kami memiliki permainan lain yang seperti final sekarang namun itulah Piala Dunia.”

Share.

About Author